banner

Dare To Care ( Berani Untuk Peduli ) , Rutinitas Tindakan Nyata Kaum Muda Focolare Dalam Membantu Sesama: Medan _ Sumatera Utara

Kamis, 30 November 2023 10:02 WIB | Oleh: Admin | Dilihat: 60

IMG-20231126-WA0359

Banyak orang mungkin masih membicarakan tentang berani peduli. Apalagi, di era transformasi. Tidak dapat menolak kenyataan ini, memang kadang perlu berubah dengan berani peduli terhadap sesama, tetapi ada hal yang harus dipertahankan untuk terus berani peduli terhadap sesama, yaitu selalu melihat ke bawah dan sekitar bahwa masih banyak hal yang perlu dilakukan dalam membantu sesama.

Secara umum, Ungkapan “Dare to Care” dapat diterjemahkan sebagai “Berani Peduli” atau “Berani Mengasihi”. Ungkapan ini sering digunakan untuk mendorong seseorang agar tidak takut atau ragu untuk peduli terhadap orang lain atau isu-isu di sekitarnya. Hal ini dapat mencakup keberanian untuk membantu, mendukung, atau peduli terhadap kesejahteraan orang lain.

Inilah salah satu yang dilaksanakan oleh kaum muda Focolare Medan yang konsisten membantu sesama dengan memberikan sesuap nasi kepada orang di jalanan. Sesuap nasi memang bukan hal besar, namun ketika seseorang lapar dan dapat makan dapat membantu mereka. Sebagaimana ajakan Yesus dalam ajarannya yang tertulis di Injil Matius 25:40 mengatakan bahwa Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

 

Dare to care sendiri dimulai oleh Gerakan Focolare yang berpusat di Roma, kemudian beberapa kaum muda di setiap negara ambil bagian untuk melaukan aksi ini sebagai bagian dari kontribusi mereka untuk kemanusian.

Semangat “Berani Peduli” tidak terbatas pada satu kota saja, tetapi dapat menjadi semangat yang mendunia atau setidaknya lintas kota dan lintas komunitas. Banyak gerakan sosial dan organisasi yang menggunakan semangat ini untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan bertujuan untuk membantu sesama tanpa melihat perbedaan.

Sebenarnya, pernyataan “Dare to Care” tidak secara khusus terkait dengan Gerakan Focolare. “Dare to Care” adalah ungkapan umum yang diterjemahkan sebagai “berani peduli” atau “berani mengasihi”. Ini adalah slogan atau moto yang dapat diadopsi oleh berbagai organisasi atau gerakan dengan tujuan mendorong orang untuk peduli satu sama lain dan lingkungan.

Gerakan Focolare sendiri merupakan gerakan Katolik yang didirikan pada tahun 1943 oleh Chiara Lubich di Italia. Fokus utama dari gerakan ini adalah untuk mempromosikan persatuan dan persaudaraan di antara orang-orang dari berbagai agama dan latar belakang. Mereka mengajarkan konsep “`Kasih dan Memberi”, yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan saling peduli.

Meskipun “Berani Peduli” mungkin merupakan moto yang relevan dengan nilai-nilai Gerakan Focolare, moto ini juga dapat digunakan oleh berbagai organisasi atau individu yang ingin menekankan pentingnya kepedulian dan empati dalam hubungan antar manusia.

“Berani peduli”, yang diekspresikan dengan slogan #DARETOCARE, merupakan inti dari proyek ini. Terdiri dari kampanye kesadaran dan aksi, di mana kaum muda focolare menyadari bahwa jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik terletak pada kemampuan dan keberanian untuk peduli, yang dipahami sebagai pelayanan kepada semua orang salah satunya di bidang sosial.

Mulai turun ke jalan dan kampanye mempromosikan “Kepedulian” dalam perilaku kita sebagai kaum muda Focolare, “kepedulian” terhadap semua dan tantangan kemanusiaan yang tidak terpisahkan ( Focolare_art, 2021 ).

Mempromosikan nilai-nilai seperti kepedulian dan solidaritas dapat memberikan dampak positif yang sangat besar dalam masyarakat. Mempertahankan semangat kepedulian di masyarakat merupakan tindak lanjut dengan kegiatan atau proyek yang mendukung nilai-nilai kemanusiaan.

Dengan langkah-langkah ini, dapat menciptakan kampanye yang kuat dan bermakna untuk mempromosikan kepedulian dan solidaritas di kalangan kaum muda Focolare dan masyarakat luas.

 

 

Penulis : Pernandus Simanullang, S.S, M,Sn, FM & Rejeki Pandiangan

simanullangpernandus@gmail.com

Penggiat Seni, Tradisi dan Budaya

 

 

Referensi,

https://www.focolare.org/en/2021/04/28/daretocare-dare-to-care/

 

 

Array

Rekomendasi

Berita Terbaru

Rumahku Istanaku Dirusak Dan Diserang Dan Diancam Oleh Segerombolan Orang Bang

Beritawanklik.com – Medan, 01 Februari 2024 – Dedi Tarigan (37), Pelapor yang rumahnya dirusak dan…

,

Pemuda Pemudi Kristiani Yang Ada Di Wilayah Serang Raya Dan Cilegon Akan Mengadakan Acara Silaturahmi Yang Didahului Ibadah Syukur Awal Tahun Baru 2024

Beritawanklik.com – Pemuda Pemudi Kristiani  yang ada di wilayah Serang Raya dan Cilegon  akan mengadakan…

,

Mari Kita “Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur,” Ujar Tokoh Pemuda Serang Mordenit Banyuurip

Beritawanklik.com – Komunitas GUSDURian Serang menggelar lomba mewarnai dan menyusun puzzle dalam rangkaian Haul Gusdur…

Jarnas Prabowo SUMUT Siap Berkontribusi Capai kemenangan 60% Untuk Prabowo-Gibran

Medan – Kamis, 14 Des 2023, Ketua Jaringan Nasional (Jarnas) Prabowo Sumut, Agus Permata Ginting…

, , ,

REVOLUSI KASIH : MEMBANGUN MASYARAKAT UNTUK SALING BERBAGI DALAM KEKELUARGAAN

Revolusi kasih melibatkan individu dan komunitas untuk berpikir, bertindak dan berinteraksi satu sama lain atas…